akal(-akalan)

“ini gila sekali bukan?”

“maksudnya apa ya?”

“langkahnya tertahan hanya karena sebuah cerita yang bahkan ia sendiri tak pernah benar-benar tau, ditulis untuk dia kah… Petunia kah… Adenium kah…
Atau barang kali Dandelion..
yang tumbuh serampangan…yang kita temui di pinggir jalan.”

“saya masih tak mengerti.”

“ini soal teman kamu! Yang datang berkawan pilu.”

“Pilu(s) Garuda! Hahahah…,” masih bergurau. “Siapa yang kamu maksud?”

“dia! Yang sore hari mukanya biru karena cemburu.”

“oh,” lirih. “lalu?”

“biarkan dopamine-nya ‘mengering’. Itu saja.”

“tidak bisa diakali saja? atau dikadali?”

“…..,” menggeleng.

“Orang-orang itu telah melupakan bahwa belajar tidaklah melulu untuk mengejar dan membuktikan sesuatu, namun belajar itu sendiri, adalah perayaan dan penghargaan pada diri sendiri.”

― Andrea Hirata, Padang Bulan

Perempuan dalam Islam

“.. pada masa awal Islam, perempuan mempunyai lebih banyak kebebasan dan peran yang lebih besar dalam urusan publik dibanding yang mereka miliki pada masa terkemudian, atau dibanding dunia Islam masa kini. Khadijah istri pertama Nabi, misalnya, adalah seorang pengusaha yang kuat dan sukses yang bermula sebagai majikan Muhammad. Aisyah istri termuda Nabi memimpin salah satu pasukan besar selama perpecahan menyusul kematian Utsman. Dia bahka mengomandani tentara di lapangan, dan tak seorang pun terkejut bahwa seorang wanita akan mengambil peran ini. Perempuan hadir pada pertempuran-pertempuran penting pertma sebagai perawat dan staf pendukung dan bahkan terkadang sebagai pejuang. Dalam pertempuran Yarmuk, catatan sejarah bercerita tentang janda Umm Hakim bertempur dengan seorang tentara Bizantium dengan menggunakan tiang tenda sebagai pedang. Selain itu, rincian tentang beberapa pertempuran berasal dari penyair-penyair perempuan, yang mengamati pertempuran dan menyusun puisi tentang itu, pada dasarnya bertindak sebagai koresponden perang.

  Continue reading

,

pas yani bilang “aku ngerti banget perasaan kamu saat itu” dengan mata berkaca-kaca, rasanya lebih dari sesuatu banget lho :’)

tertanda
saya yang hatinya mudah tersentuh (hueks…^^)

ikan hiu melayang-layang
I love you SAYANG!

– Sulthon kepada saya,,adik saya (6 thn) yang sedang mendalami debutnya di dunia perpantunan

Twitter Update

Categories

archive

Enter your email address to follow anita's blog

blog stats

  • 23,863 clicks