satu dua tiga cerita.
oke.
empat lima enam.
pilih diam.
silahkan silahkan jika ingin terus memeluk mesra kesedihan.
1.
Manusia tidak rasional. Kalaupun mau dikatakan sebagai makhluk rasional, satu hal, manusia harus mengakui bahwa berpikir rasional berarti mengamini irasionalitas di dalamnya. Fix! Semakin mereka terikat satu sama lain, semakin emosional mereka. Secara nyata gambaran ini terlihat pada relasi orang tua dan anak, relasi pertemanan, relasi persahabatan, relasi lawan jenis, atau relasi kelompok – sebut saja tawuran, antarsekolah, antar-gank, antarkampung, antaragama, antarpendukung partai politik. Semua menunjukkan bahwa manusia makhluk yang mengedepankan emosi. Read the rest of this entry »
Bila aku sering dikasari,
maka aku belajar berkelahi
Bila aku sering dikritik,
maka aku belajar mengumpat
Bila aku sering dipermalukan,
maka aku merasa bersalah
Bila aku sering dimaklumi,
maka aku belajar bersabar
Bila aku sering diberi semangat,
maka aku belajar menghargai
Bila aku mendapat hakku,
maka aku sering bertindak adil
Bila aku sering merasa aman,
maka aku belajar percaya
Bila aku sering mendapat pujian,
maka aku belajar menyukai diriku
Bila aku diterima dan diakrabi,
maka aku menemui cinta dari kedua orang tua
repost from we.em